SOSOK KARTINI MASA KINI DALAM HIDUPKU

            Tanggal 21 April ditetapkan sebagai moment untuk mengenang pahlawan emansipasi wanita, siapa lagi kalau bukan Ibu Kartini, saya tidak akan menyampaikan sejarah beliau karena pasti sudah melekat dalam ingatakan kita tentang siapa dan bagaimana sepak terjang beliau memperjuangkan martabat wanita pada jamannya dan hasilnya sudah kita ketahui bersama saat ini.

            SMP Santa Maria Surabaya mengabadikan moment luar biasa ini dengan perayaan sederhana dan mengambil tema “Sosok Kartini Masa Kini dalam Hidupku”, bukan tanpa tujuan kalau tema itu diangkat…berdasarkan latar belakang perjuangan Kartini yang sudah menampakkan hasil dengan banyaknya kaum wanita berkarir di banyak bidang, muncul keprihatinan bahwa generasi muda bisa jadi tidak atau belum mau untuk melihat sosok Kartini dalam lingkungan sekitar mereka. Sosok luar biasa yang merupakan aplikasi Kartini masa kini hanya dianggap angin lalu seolah memang sudah tugas dan kewajiban mereka untuk menjalankan rutinitas. Berdasarkan kondisi tersebut, maka panitia peringatan hari Kartini mengajak siswa-siswi untuk menemukan sosok Kartini di kehidupan terdekat mereka…bisa jadi mama..oma..tante..bahkan mbak-mbaknya yang selama ini melayani mereka atau lebih luas lagi menemukan  tokoh wanita yang menginspirasi hidup para siswa.

            Bentuk perayaan dengan membuat majalah dinding kelas secara online dari rumah  dengan hadiah bukan berupa uang , tetapi  nilai ketrampilan untuk bidang studi PPKN,BI,AGAMA,PRAKARYA dan IPS. Kelima bidang studi menjadi pilihan mengingat keterkakitannya erat, PPKN dan IPS melihat dari sisi sejarahnya, Agama dari sisi nilai-nilai hidupnya, Bahasa Indonesia dari unsur kebahasaannya dan Prakarya dari sisi penggunaan tehnologinya. Keuntungan yang di dapat siswa selain nilai pada bidang studi di atas, mereka otomatis juga meningkatkan kemampuan literasinya yang sekaligus memenuhi program dinas terkait dengan literasi.

            Selain tidak mengandung unsur sara, majalah dinding ini juga mengandung hasil pendalaman teladan Ibu Kartini dan nilai-nilai Serviam. Kecanggihan tehnologi ditampakkan dengan aplikasi PPT,Canva atau aplikasi pendukung lainnya yang akan mempercantik tampilan majalah dinding tersebut. Siswa-siswi juga wajib menggunakan kebaya/lurik dan untuk siswa putra menggunakan batik, kostum tidak menjadi ketentuan kaku harus baju daerah mengingat kondisi pandemic yang tidak memungkinkan mereka sewa baju daerah..menggunakan apa yang mereka punya tanpa mengurangi makna menjadi alternative luar biasa menyiasati kondisi saat ini.

            Aplikasi keteladanan Ibu Kartini salah satunya ditampakkan dengan kemampuan para siswa menentukan sosok Kartini masa kini dalam hidup mereka, yang pastinya sudah terkandung sisi baik dari sosok yang mereka pilih. Nilai-nilai Serviam melekat dan teraplikasi dalam bentuk kerjasama, kreatifitas,keinginan untuk menemukan sesuatu yang bermakna, mengikuti perkembangan IT dengan bentuk majalah dinding yang dikreasi maksimal, dll

            Harapannya, para siswa menjadi penerus Kartini yang luar biasa di masa depan, menjadi pribadi bukan saja smart tetapi berkarakter dan memiliki kreatifitas tinggi untuk menuangkan bakat minatnya dengan cara yang tepat. SMP Santa Maria selalu berusaha memberi wadah untuk tumbuh kembang bakat minat siswa…Serviam melekat di dada selalu menjadi fondasi gerak kegiatan kami.

            Demikian sekilas informasi terkait perayaan Hari Kartini, semoga kita semua selalu dalam lindungan Kasih Allah dan dilancarkan segala upaya membimbing para siswa menjadi Pemimpin yang humanis dan berwawasan global. Berkah Dalem

                                                                                                                      Th. Nunik Dwi Hartanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »